Dewan Soroti Kasus Gizi Buruk

    SETWAN – Adanya kasus gizi buruk yang menimpa Aida Mahfiratul Mahsunah yang berusia 1,6 tahun yang memiliki berat badan 2,5 kilogram menjadi perhatian serius DPRD Kabupaten Kediri. Komisi D prihatin masih ada gizi buruk yang otomatis adanya kenaikan angka kemiskinan yang dilansir Badan Pusat Statistik (BPS) Propinsi Jawa Timur ada benarnya.

    Mundhofir SH Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kediri mengaku prihatin masih adanya gizi buruk. Hendaknya Pemkab Kediri melalui Dinas Kesehatan selalu melakukan pantauan melalui puskesmas yang ada di wilayahnya. Harusnya hal tersebut sudah diketahui awal ada gejala gizi buruk namun nyatanya baru diketahui.

    “Peran semua lini, mulai Posyandu dan Puskesmas harus mencermati hal ini sejak awal. Perangkat desa dan kepala desa harusnya mengetahui sejak awal dan melaporkan ke Dinkes untuk mendapatkan penanganan medis secara serius. Ini perlu dicermati dan tidak boleh terulang,” jelasnya.

    Politisi Senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kediri berharap dinas kesehatan kabupaten Kediri lebih reaktif untuk mengetahui persoalan pelik dibawah. Jika ada laporan dari masyarakat hendaknya langsung ditindak lanjuti dengan pola jemput bola dan mengetahui penyebabnya apa.

    Seperti diketahui, Aida Mahfiratul Maksunah balita berusia 1,6 tahun memiliki bobot 2,5 kilogram. Atas saran dokter dari Puskesmas Sambi, balita anak nomor dua Sutiah (25) dan Sutikno (33) warga Desa Dawung Kecamatan Ringinrejo dilarikan ke RS Pelem Pare untuk perawatan intensif.

    Selama satu minggu di rumah sakit,Aida dalam pengawasan Muntamah (55) neneknya. Karena asupan gizi diberikan terus menerus selama satu minggu bobot Aida melonjak jadi 4 kilogram. Malah beberapa waktu lalu, Kapolres Kediri AKBP Sumaryono menyempatkan mengunjungi Aida di rumah sakit dan memberikan bantuan kepada Aida.

    Aida setelah lahir tidak mau minum ASI dan diberikan susu kaleng. Dalam kondisi masih bayi, Aida ditinggal ibunya pergi sambil membawa sepeda motor mertuanya. Sementara sampai sejauh ini Sutikno ayah Aida bekerja sebagai Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia dan mengirim uang Rp 500.000 untuk Aida. (tim)

    About the author /


    SUARA DEWAN XV/III/2017

    SUARA DEWAN XV/III/2017

    Kediri On The Spot

    Kontak Kami



    ALAMAT KANTOR : Jalan Soekarno-Hatta 1 Kediri

    Telp : (0354) 681862 - Fax : (0354)695883

    EMAIL :

    - setwan@kedirikab.go.id

    - setwandprdkabkediri@gmail.com

    - setwandprdkedirikab@yahoo.com


    March 2017
    MTWTFSS
    « Feb Apr »
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    2728293031