Dewan Minta Satgas Pangan Pantau Stok Pangan

    Ketersediaan pangan akhir tahun di Kabupaten Kediri

    SETWAN –  Stok pangan di Kabupaten Kediri hingga di Kabupaten Kediri hingga akhir tahun 2019 dinilai memadai. Meski begitu Satgas pangan Kabupaten Kediri dan Disperindag Kabupaten Kediri diminta untuk memantau ketersedian pangan di Kabupaten Kediri secara menyeluruh di akhir tahun.

    H.Mundhofir Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kediri meminta petugas tetap melakukan sidak untuk menghindari penimbunan sembako di saat akhir tahun. Karena biasanya akhit tahun harga sembalo melonjak naik. Disaat kebutuhan melonjak naik harga sembako dan harga lainya juga naik.

    “Ini hal yang alami dan serius di Kabupaten Kediri dan ada baiknya satgas pangan ataupun dinas terkait melakukan pantauan secara intensif di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Kediri. Ini penting karena saat harga naik biasanya sering terjadi permainan harga.Karenanya kita minta dinas terkait pantau kondisi gejolak harga dan pengaruhnya pada masyarakat di akhir tahun,” ujarnya.

    Politisi Senior Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kediri menambahkan, ketersedian stok pangan pasca akhir Desember setelah Natal dan Tahun Baru juga perlu dilakukan lebih intens. Karena tiga bulan setelah akhir tahun harus siap ada dan ini untuk persiapan lebaran 2020.

    Sementara Drh.Tutik Purwaningsih Plt Kepala Disperindag kabupaten Kediri mengatakan untuk stok cabe hingga 10 ton untuk saat ini dan hingga tiga bulan kedepan hingga 210 ton. Sedangkan bawang merah data pada saat ini 87 ton dan akan bertambah hingga akhir tahun.

    “Data untuk ketersediaan beras di Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) untuk produksi gabah kering giling (GKG) mencapai 248.745 ton, untuk produksi beras 217.950 ton sedangkan ketersediaan beras hingga saat ini 137.744 ton. Tingkat konsumsi beras 75.817 ton, untuk kebutuhan beras per kapita per tahun 72,24 per kilogram per tahun. Surplus 61.928 ton,” ujarnya.

    Ketersediaan beras di akhir tahun sangat mencukupi dan masih aka ada panen raya padi dalam tiga bulan kedepan. Secara umum untuk jumlah penduduk di Kabupaten Kediri yang mencapai 1,5 juta lebih untuk ketersediaan pangan sangat mencukupi dan masih surplus. Saat ini DKPP menjaga stabilisasi distribusi beras di Kabupaten Kediri.

    “Data untuk produksi Jagung dari DKPP menyebutkan Jagung hingga Agustus di Kabupaten Kediri mencapai 163.640 ton, untuk produksi bersih 162.544 ton, ketersediaan jagung jumlahnya 151.166 ton. Untuk tingkat  kunsumsi manusia 23.551 ton dan untuk ternak 150.580 ton dan surplus jagung 22.965 ton,”

    Ditambahkah Tutik, untuk produk cabe merah besar menjelaskan ketersedian 28.944 ton untuk kunsumsi 41.561 kwintal,sur plus per kwintalnya 12.617 kwintal dan sur plus per ton mencapai 1.262 ton. Untuk kebutuhan cabe merah besar 0,33 per bulannya.

    “Sedang cabe rawit sesuai data akhir Agustus menyebutkan produksi mencapai 360.044 kwintal. Untuk kunsumsi mencapai 62.671 kwintal, sur plus per kwintal 297.073 kwintal dan sur plus per ton 29. 707 ton.  Hingga akhir tahun nanti masih ada produksi cabe rawit yang lebih besar lagi sekalipun di musim penghujan,” jelasnya.

    Tutik memastikan hampir semua komoditas dan ketersediaan pangan di Kabupaten Kediri memadai. Hal ini terbukti dengan pantauan dalam empat pasar selama dua hari terkait naik turunya harga sembako menjelang Natal dan Tahun Baru.(tim)

    About the author /


    SUARA DEWAN XVII/III/2018

    SUARA DEWAN XVII/III/2018

    Kediri On The Spot

    Kontak Kami



    ALAMAT KANTOR : Jalan Soekarno-Hatta 1 Kediri

    Telp : (0354) 681862 - Fax : (0354)695883

    EMAIL :

    - setwan@kedirikab.go.id

    - setwandprdkabkediri@gmail.com

    - setwandprdkedirikab@yahoo.com


    February 2020
    MTWTFSS
    « Aug  
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    242526272829